Tutik Maryana, alumni SMK Negeri 2 Magelang Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) tahun 2013. Awal kesuksesan dimulai ketika ia berhasil menyelesaikan studi dengan mendapatkan beasiswa full selama kuliah, mulai dari D3, S1, hingga S2 berhasil ia selesaikan dengan beasiswa penuh. Tahun 2020 adalah tahun bersejarah bagi kehidupannya, dimana ia terpilih sebagai Scrum Master di Universitas Islam Indonesia. Tidaklah mudah untuk menjadi seorang scrum master karena ia dituntut untuk dapat memberikan pemahaman mengenai nilai- nilai scrum, yaitu commitmen, courage, focus, openness dan respect.Tutik Maryana, alumni SMK Negeri 2 Magelang Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) tahun 2013. Awal kesuksesan dimulai ketika ia berhasil menyelesaikan studi dengan mendapatkan beasiswa full selama kuliah, mulai dari D3, S1, hingga S2 berhasil ia selesaikan dengan beasiswa penuh. Tahun 2020 adalah tahun bersejarah bagi kehidupannya, dimana ia terpilih sebagai Scrum Master di Universitas Islam Indonesia. Tidaklah mudah untuk menjadi seorang scrum master karena ia dituntut untuk dapat memberikan pemahaman mengenai nilai- nilai scrum, yaitu commitmen, courage, focus, openness dan respect.
Scrum adalah konsep manajemen yang terbilang baru di Indonesia. Scrum adalah sebuah kerangka kerja yang lebih banyak digunakan untuk pengembangan suatu proyek, khususnya perangkat lunak. Scrum terdiri dari nilai-nilai dasar dan prinsip-prinsip yang mendorong setiap orang untuk bekerja dan berpikir secara berbeda agar perusahaan dapat lebih agile lagi dalam menanggapi tantangan global. Scrum master adalah seorang yang paling memahami metode serta cara kerja konsep scrum dalam penanganan suatu proyek. Posisi scrum master adalah pemimpin dari suatu pengembangan proyek.
Sebelum menjadi seorang scrum master, Tutik terlebih dahulu sudah menekuni bidang programer semenjak dia kuliah D3, ia juga pernah bekerja sebagai seorang system analyst di salah satu perusahaan swasta. Ia juga seorang yang hebat di bidang teori teknologi informasi. Kemahirannya dalam bidang progamer dan teknologi informasi tidak hanya untuk dirinya sendiri, ia juga peduli dengan lingkungan sekitarnya, terbukti ia membuatkan program “Wabundes” untuk mendukung kemajuan desanya. Program ini adalah suatu aplikasi berbasis web yang diperuntukan untuk pengembangan UMKM di pedesaan.
“Do the best nothing expected” adalah salah satu tagline hidup yang selalu dipegangnya. Seperti apa yang selalu di lakukannya hari demi hari sampai pada pencapaiannya saat ini, Tutik Maryana mengajarkan kita untuk selalu melakukan yang terbaik kapan pun, dimanapun dan untuk siapapun dengan niat yang tulus.
Copyright © 2017 - 2026 SMK NEGERI 2 MAGELANG All rights reserved.
Powered by sekolahku.web.id